Ternyata ada yang tidak nyaman dengan gaya berpakaianku, tapi sayangnya blio mengatasnamakan orangtua murid & sekolah.
Mungkin aq melupakan kata pepatah, "Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kuda meringkik", maksudnya bukan kita jadi binatang - binatang itu tapi harus menyesuaikan dengan lingkungan yang dimasuki.
Tapi kalo memang ini sudah bermasalah sejak awal Adjie sekolah, kenapa baru sekarang dipertanyakan. Toh sudah dari kemarin - kemarin pakaianku seperti ini. Selama ini aq tidak pernah mengusik mereka tapi kenapa mereka jadi sibuk karena pakaianku??? Bu Chandra bilang bahwa saat bunda mengantar Adjie, bunda lewat aja tanpa menyapa para pengantar yang biasanya menunggu anaknya sampai waktu masuk. Lantas bunda jawab, sering bunda berusaha tersenyum kepada mereka tapi mereka yang terlalu sibuk ngobrol satu sama lain sampai2 senyum bunda pun tak berbalas. Atau saat bunda sedang mood, bunda brusaha ramah dengan menyapa mereka, tapi sambutannya amatlah dingin. Kalaupun berbalas itu hanya sekedar basa basi. Dan yang paling bunda g tahan, kebiasaan mereka untuk kumpul & ngobrol ngalor - ngidul yang bunda yakin akan berakhir pada menggunjingkan orang lain. Bunda sudah bergelimang dosa, untuk apa menambah dosa dengan hal - hal yang sepele seperti itu. Bukan juga bunda menempatkan diri lebih tinggi dari mereka, bukan... Hanya bunda g suka aja dengan cara mereka. Dan bunda bukan orang yang mudah masuk ke lingkungan yang menurut bunda g klik dengan bunda. Itu bukan style bunda. G harus khan menunggu anak2 sampai masuk kelas, toh anak2 juga sibuk dengan kegiatannya masing2. Sebelum berangkat sekolah terutama kalo bunda liat mood Adjie g bagus, bunda selalu tanya, "Kakak mo ditunggu berapa lama?", dan Adjie menjawab, "10 menit bunda". Itu brarti bunda akan tinggal aga lama setelah Adjie ganti sepatu, walopun pada kenyataannya seringkali berubah pikiran, "Eh, 2 menit aja deh Bunda, abis itu bunda pulang, khan mo blanja ke pasar." Kalo itu brarti bunda langsung pulang setelah adjie ganti sepatu. Tapi sering juga, saat di perjalanan Adjie dah brubah pikiran, "bunda langsung pulang aja dech, khan Adjie anak sholeh." Atau bahkan ketika sampai di depan gerbang Adjie juga sering bilang, "Bunda pulang aja, Adjie khan laki2 dewasa"..... Ya Allah, betapa besar karunia-Mu
Sempat airmata ini menitik di ruang Kepala Sekolah, ada rasa tidak suka saat orang lain mengkritik tapi aq mencoba berlapang dada menerimanya. Mungkin ini salah satu teguran dari Allah.
Mungkin aq melupakan kata pepatah, "Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kuda meringkik", maksudnya bukan kita jadi binatang - binatang itu tapi harus menyesuaikan dengan lingkungan yang dimasuki.
Tapi kalo memang ini sudah bermasalah sejak awal Adjie sekolah, kenapa baru sekarang dipertanyakan. Toh sudah dari kemarin - kemarin pakaianku seperti ini. Selama ini aq tidak pernah mengusik mereka tapi kenapa mereka jadi sibuk karena pakaianku??? Bu Chandra bilang bahwa saat bunda mengantar Adjie, bunda lewat aja tanpa menyapa para pengantar yang biasanya menunggu anaknya sampai waktu masuk. Lantas bunda jawab, sering bunda berusaha tersenyum kepada mereka tapi mereka yang terlalu sibuk ngobrol satu sama lain sampai2 senyum bunda pun tak berbalas. Atau saat bunda sedang mood, bunda brusaha ramah dengan menyapa mereka, tapi sambutannya amatlah dingin. Kalaupun berbalas itu hanya sekedar basa basi. Dan yang paling bunda g tahan, kebiasaan mereka untuk kumpul & ngobrol ngalor - ngidul yang bunda yakin akan berakhir pada menggunjingkan orang lain. Bunda sudah bergelimang dosa, untuk apa menambah dosa dengan hal - hal yang sepele seperti itu. Bukan juga bunda menempatkan diri lebih tinggi dari mereka, bukan... Hanya bunda g suka aja dengan cara mereka. Dan bunda bukan orang yang mudah masuk ke lingkungan yang menurut bunda g klik dengan bunda. Itu bukan style bunda. G harus khan menunggu anak2 sampai masuk kelas, toh anak2 juga sibuk dengan kegiatannya masing2. Sebelum berangkat sekolah terutama kalo bunda liat mood Adjie g bagus, bunda selalu tanya, "Kakak mo ditunggu berapa lama?", dan Adjie menjawab, "10 menit bunda". Itu brarti bunda akan tinggal aga lama setelah Adjie ganti sepatu, walopun pada kenyataannya seringkali berubah pikiran, "Eh, 2 menit aja deh Bunda, abis itu bunda pulang, khan mo blanja ke pasar." Kalo itu brarti bunda langsung pulang setelah adjie ganti sepatu. Tapi sering juga, saat di perjalanan Adjie dah brubah pikiran, "bunda langsung pulang aja dech, khan Adjie anak sholeh." Atau bahkan ketika sampai di depan gerbang Adjie juga sering bilang, "Bunda pulang aja, Adjie khan laki2 dewasa"..... Ya Allah, betapa besar karunia-Mu
Sempat airmata ini menitik di ruang Kepala Sekolah, ada rasa tidak suka saat orang lain mengkritik tapi aq mencoba berlapang dada menerimanya. Mungkin ini salah satu teguran dari Allah.
No comments:
Post a Comment